MAKASSAR – Prestasi gemilang kembali diraih oleh mahasiswa Kampus Makassar. Kali ini, dua mahasiswa dari program studi Ilmu Hukum berhasil meraih medali emas dalam Kompetisi Debat Nasional 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 10-15 April 2026 lalu. Pencapaian ini menambah deretan prestasi mahasiswa Kampus Makassar di ajang kompetisi tingkat nasional dan membuktikan komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan berkualitas tinggi.
Kedua mahasiswa pemenang adalah Nur Syafiq Rahman (22 tahun) dari semester enam dan Annisa Putri Pratama (21 tahun) dari semester empat. Mereka berhasil mengalahkan 47 tim debat dari berbagai universitas terkemuka se-Indonesia dalam kategori debat bahasa Indonesia. Kemenangan ini diraih setelah melalui delapan putaran pertandingan dengan tingkat kesulitan yang semakin meningkat.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Tim kami mempersiapkan diri selama tiga bulan penuh dengan intensitas latihan yang tinggi. Setiap hari kami menghabiskan waktu untuk riset, analisis kasus, dan simulasi pertandingan debat,” ungkap Nur Syafiq Rahman dalam wawancara eksklusif di kantor program studi Ilmu Hukum Kampus Makassar, Rabu (17/4/2026).
Menurut Syafiq, strategi kemenangan mereka terletak pada penguasaan materi yang mendalam dan kemampuan retorika yang solid. Tim mereka fokus pada pembacaan karakter juri dan penyesuaian argumen secara real-time selama pertandingan berlangsung. “Debat adalah seni komunikasi persuasif. Bukan hanya tentang menang-menang saja, tetapi juga bagaimana menyampaikan ide dengan logika yang kuat dan bahasa yang efektif,” tambah mahasiswa yang bercita-cita menjadi advokat ini.
Sementara itu, Annisa Putri Pratama menekankan pentingnya kerja sama tim dan dukungan dari pembimbing akademik. “Kami sangat berterima kasih kepada dosen pembimbing kami, Dr. Hendra Wijaya, S.H., M.H., yang telah membimbing kami dengan sabar dan memberikan masukan berharga selama persiapan. Beliau tidak hanya mengajar teori hukum, tetapi juga mendidik kami untuk berpikir kritis dan sistematis,” ujar Annisa dengan mata berbinar penuh semangat.
Kompetisi Debat Nasional 2026 merupakan ajang bergengsi yang diikuti oleh universitas-universitas top di Indonesia, termasuk Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, dan Universitas Diponegoro. Peserta berkompetisi dalam berbagai kategori, mulai dari debat bahasa Indonesia, debat bahasa Inggris, hingga debat khusus hukum dan kebijakan publik.
Prestasi Nur Syafiq dan Annisa Putri Pratama tidak muncul begitu saja. Kedua mahasiswa ini telah menunjukkan dedikasi akademik yang luar biasa sejak memasuki kampus. Nur Syafiq sebelumnya pernah memenangkan kompetisi esai tingkat provinsi tahun 2024 dan aktif dalam kegiatan forum diskusi hukum di kampus. Sementara Annisa Putri Pratama telah memenangkan berbagai kompetisi debat tingkat regional dan sempat mewakili universitas dalam acara seminar nasional tentang hukum lingkungan.
“Mereka adalah representasi nyata dari mahasiswa yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki passion yang tinggi terhadap bidang ilmunya. Ini adalah hasil dari kombinasi sempurna antara bakat, kerja keras, dan lingkungan belajar yang mendukung,” jelas Dr. Hendra Wijaya, pembimbing akademik mereka, dalam pernyataan tertulis kepada pers.
Dukungan Penuh dari Pimpinan Kampus
Pencapaian spektakuler ini tidak lepas dari dukungan institusional yang kuat. Rektor Kampus Makassar, Prof. Dr. Bambang Sutrisno, M.Sc., memberikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut. “Kemenangan mahasiswa kami di kompetisi nasional ini adalah kebanggaan bagi seluruh civitas akademika Kampus Makassar. Hal ini membuktikan bahwa Kampus Makassar tidak kalah dengan universitas-universitas besar di Indonesia,” kata Prof. Bambang dalam konferensi pers di Gedung Rektorat, Kamis (17/4/2026) pagi.
Rektor lebih lanjut menekankan komitmen Kampus Makassar dalam mengembangkan program unggulan yang mampu melahirkan lulusan berkompeten dan berdaya saing tinggi. “Kami telah menginvestasikan sumber daya yang cukup besar untuk mendukung pengembangan akademik mahasiswa, termasuk program pembinaan kompetisi, peningkatan fasilitas perpustakaan, dan pelatihan soft skills. Hasil seperti ini menunjukkan bahwa investasi tersebut memberikan dampak nyata,” papar Prof. Bambang Sutrisno.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Siti Nurhaliza, S.E., M.B.A., menambahkan bahwa prestasi mahasiswa di tingkat nasional menjadi salah satu indikator kualitas pembelajaran di kampus. “Kami mendorong setiap program studi untuk memfasilitasi mahasiswa berbakat agar dapat mengikuti kompetisi tingkat nasional dan internasional. Program mentoring intensif dan scholarship khusus untuk mahasiswa berprestasi telah kami sediakan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan akademik mereka,” ungkap Dr. Siti Nurhaliza.
Dampak Positif bagi Kampus Makassar
Kemenangan Nur Syafiq dan Annisa Putri Pratama membawa dampak positif yang signifikan bagi Kampus Makassar. Pertama, prestasi ini meningkatkan reputasi akademik kampus di tingkat nasional. Dalam era digital saat ini, pencapaian mahasiswa dalam kompetisi bergengsi menjadi indikator kredibilitas institusi pendidikan dan sering menjadi pertimbangan calon mahasiswa dalam memilih kampus.
Kedua, kemenangan ini menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berjuang meraih prestasi akademik yang tinggi. “Sejak pengumuman kemenangan Nur Syafiq dan Annisa Putri Pratama, kami menerima banyak pertanyaan dari mahasiswa lain yang ingin mendaftar di tim debat dan mengikuti kompetisi serupa. Ini menunjukkan bahwa prestasi satu mahasiswa dapat menularkan semangat kepada mahasiswa lainnya,” ungkap Koordinator Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum, Ridho Pratama.
Ketiga, pencapaian ini membuka peluang kolaborasi dan kemitraan dengan institusi lain. Beberapa universitas dan lembaga pendidikan profesional sudah menunjukkan minat untuk menjalin kerja sama dengan Kampus Makassar, khususnya dalam program pengembangan debat dan kepemimpinan.
Keempat, prestasi mahasiswa di tingkat nasional turut berkontribusi pada peningkatan kredibilitas lulusan Kampus Makassar di mata perusahaan dan institusi pemerintah. Lulusan yang memiliki track record kompetitif di tingkat nasional biasanya lebih diminati oleh pemberi kerja profesional.
Rencana Pengembangan ke Depan
Setelah meraih kesuksesan di kompetisi debat nasional 2026, Nur Syafiq dan Annisa Putri Pratama tidak berencana berhenti. Keduanya akan meneruskan pendidikan ke jenjang pascasarjana dan berkomitmen untuk terus mewakili Kampus Makassar di berbagai kompetisi nasional dan internasional.
“Saya ingin melanjutkan pendidikan ke program magister hukum dan mengkhususkan diri di bidang hukum perdata. Pengalaman di kompetisi debat telah mengajarkan saya cara berpikir analitis yang mendalam, dan saya ingin mengembangkan kemampuan tersebut lebih lanjut,” jelas Nur Syafiq mengenai rencana masa depannya.
Sementara itu, Annisa Putri Pratama merencanakan untuk mengikuti program magang internasional di beberapa firma hukum terkemuka. “Saya ingin mendapatkan pengalaman praktik hukum yang nyata dan menguji kemampuan saya dalam konteks profesional yang lebih kompleks. Saya percaya bahwa pengalaman internasional akan memperkaya perspektif saya tentang hukum dan memberikan nilai tambah bagi karir saya di masa depan,” papar Annisa.
Kampus Makassar juga telah merencanakan pengembangan program unggulan untuk mendukung lebih banyak mahasiswa meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional. Program ini mencakup peningkatan jumlah pembimbing akademik bersertifikat, penyediaan fasilitas latihan yang lebih baik, dan alokasi dana khusus untuk mendukung partisipasi mahasiswa dalam kompetisi.
“Kami akan terus berupaya menciptakan ekosistem akademik yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa. Prestasi Nur Syafiq dan Annisa Putri Pratama adalah bukti nyata bahwa dengan fasilitas yang tepat, bimbingan yang baik, dan semangat yang tinggi, mahasiswa Kampus Makassar mampu bersaing dengan mahasiswa terbaik dari universitas manapun,” tutup Prof. Bambang Sutrisno.
Kesimpulan
Kemenangan Nur Syafiq Rahman dan Annisa Putri Pratama dalam Kompetisi Debat Nasional 2026 adalah pencapaian yang patut dibanggakan tidak hanya bagi kedua mahasiswa tersebut, tetapi juga bagi seluruh Kampus Makassar. Prestasi ini membuktikan bahwa Kampus Makassar memiliki mahasiswa berkualitas tinggi yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Lebih dari sekadar meraih medali emas, pencapaian ini juga mencerminkan komitmen Kampus Makassar dalam mengembangkan program pendidikan berkualitas yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan akademik, tetapi juga mengasah kemampuan praktis dan soft skills yang dibutuhkan dalam dunia profesional.
Ke depannya, diharapkan prestasi ini menjadi awal dari rangkaian keberhasilan mahasiswa Kampus Makassar di berbagai kompetisi tingkat nasional dan internasional, sehingga semakin memperkuat posisi kampus sebagai institusi pendidikan berkualitas di Indonesia Timur.
[Akhir Artikel – 1.847 kata]